Slide 1 Title Here

This is slide 1 description.

Slide 2 Title Here

This is slide 2 description.

Slide 3 Title Here

This is slide 3 description.

Slide 4 Title Here

This is slide 4 description.

Sabtu, 16 Januari 2016

Apa yang kita jalani hari ini tak pernah kurencanakan. Tiba-tiba saja waktu mempertemukan kita. Kamu dan aku sepakat untuk menjalin hati. Menumbuhkan perasaan. Kita belajar satu sama lain. Aku berusaha memahami sifatmu yang masih asing untukku. Begitupun kamu, yang dengan senang hati menerima duniaku. Hal yang barangkali jarang atau belum pernah kamu temui sama sekali. Kita dua orang yang tak sehobi. Aku suka hal-hal yang sepi, tidak begitu suka keramaian. Jika pun ingin menikmati waktu denganmu, aku lebih suka menghabiskan waktu berdua saja. Menikmati angin yang bertiup lembut. Atau menatap senja di ujung pantai yang tak begitu ramai. Sementara kamu lebih suka hal sebaliknya. Kamu suka hal-hal yang heboh, sesuatu yang meriah. Kamu suka tempat-tempat yang tidak membuatku nyaman sebelumnya.

Beberapa kali kita harus belajar keras saling memahami. Kamu belum paham duniaku. Aku juga tak begitu paham duniamu. Kita sempat berdebat hal-hal yang sebenarnya tak perlu kita debatkan. Tapi yang aku suka darimu, kamu mau belajar tenang. Meski kita belum menemukan pemahaman yang sama. Kamu mau belajar menerima duniaku. Itu yang membuatku juga ingin belajar memahami duniamu. Hal-hal yang tak pernah kulalui sebelumnya. Meski pada akhirnya, aku menyadari satu hal penting untuk kita. Waktu telah menautkan hati kita. Hal yang harus kamu dan aku jalani bukan tentang memahami duniaku saja, atau duniamu saja. Namun, kita harus belajar menciptakan dunia yang baru. Dunia kita.

Sebagai orang yang menekuni hobi musik sejak beberapa tahun lalu. Aku pernah berkeinginan punya kekasih yang sehobi denganku. Namun, Tuhan mengirimkan kamu kepadaku. Bukan orang yang bisa memainkan alat musik atau bernyanyi. Kamu malah menekuni kegiatan olahraga beladiri. Ya, kamu seorang pesilat. Suatu hari kamu pernah berkata kepadaku. Silat membuatmu merasa bahagia. Sama seperti aku. Bermusik membuatku tidak menjadi orang gila. Sejak hari itu aku mengerti satu hal lagi. Terkadang, kita tidak butuh orang yang paham dunia kita. Orang yang sekegiatan dengan kita. Yang kita butuhkan hanyalah orang yang mau menerima dunia kita. Yang mau sama-sama belajar saling memahami. Meski sebelumnya tidak tahu apa pun satu sama lain.

Kini kita telah sepakat untuk tetap menjaga apa yang sudah kita miliki. Meski beberapa kali tetap berdebat untuk hal-hal yang belum sepenuhnya kita pahami. Tak mengapa, itu wajar saja. Selama kamu dan aku percaya satu hal. Sehebat apa pun kita berdebat, percayalah, rasa sayang yang kita punya jauh lebih besar dari itu. Hal yang harus membuat kita kembali menyadari, kita tidak boleh lama-lama merawat emosi buruk. Agar apa-apa yang kita jaga tetap terawat dan berbahagia. Dulu, aku pernah membayangkan hidup dengan seseorang yang sama-sama bisa main piano. Namun kini, aku selalu membayangkan, kelak saat aku bermain piano. Ada seseorang yang menemani duduk bersandar dibahuku. Dan orang itu adalah kamu.

Bilamana yang paling mungkin membunuh dua orang yang menjalani hubungan jarak jauh adalah rasa curiga. Perasaan yang timbul di kepala, yang mengarah pada pengrusakan kepercayaan. Jika tidak bisa mengendalikan diri, ia bisa tumbuh menjadi api cemburu yang tak beralasan. Lalu pelan-pelan membakar dua orang yang sedang berjuang bertahan. Perasaan curiga adalah bibit pembunuh paling bahaya dan buta. Ia butuh dikendalikan dan ditenangkan. Lalu dibunuh pelan-pelan. Perasaan curiga yang tidak mampu kau bunuh seringkali akan membunuh dirimu sendiri. Aku menyadari hal itu, sebab itu aku ingin selalu berhati-hati perihal mencintai kamu. Kita yang sedang dipisahkan jarak.

Sebagai manusia biasa, perasaan curiga itu kadang tumbuh. Saat kau sedang pergi ke suatu tempat. Lalu telat atau lupa mengabari. Di kondisi seperti ini, jika tak mampu menyadarkan diri dan berpikir jernih, seringkali membuat suasana menjadi keruh. Hubungan yang awalnya sedang baik-baik saja. Bisa saja tiba-tiba menjadi celaka. Satu di antara kita akan menaruh perasaan curiga, yang sebenarnya satu lagi tidak melakukan hal yang seperti didugakan. Kalau sudah begini, perang bisa mulai pecah. Apalagi jika tidak ada yang bisa menenangkan. Jika saja tidak ada yang bisa mengingatkan bahwa kita adalah dua orang yang sedang sama-sama memperjuangkan.

Salah satu yang melahirkan rasa curiga adalah ketidakmampuanku mengendalikan diri akan rasa takut kehilanganmu. Hal yang sebenarnya sangat tidak perlu dijaga saat dua orang menjalani hubungan jarak jauh. Sebab, kunci paling penting dalam menjalani hubungan ini adalah saling memercayai dan saling menjaga. Lalu berkomunikasi yang baik untuk menyeimbanginya. Sementara curiga yang berlebihan seringkali buta, dan melupakan cara berkomunikasi yang baik. Curiga seringkali melahirkan ketakutan yang berlebihan (namun disembunyikan), lalu menjelma menjadi api-api pertengkaran. Pelan-pelan akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Pelan-pelan akan merenggangkan ikatan. Lalu mungkin saja tanpa pikir panjang melahirkan kata-kata yang menyakitkan.

Itulah sebabnya, saat perasaan itu tumbuh. Aku berusaha untuk selalu membunuhnya. Aku berusaha menenangkan diriku berkali-kali. Aku tidak ingin melukaimu dengan ketakutanku yang berlebihan. Aku ingin kita saling bicara dengan baik. Menyampaikan apa yang kita takutkan dengan tenang. Menjaga apa yang sudah kita saling percayakan. Kita tidak sedang mencoba-coba. Kita sedang memperjuangkan hal-hal yang menjadi impian bersama. Jika tak mampu membunuh curiga, habislah kita. Satu hal yang harus selalu kau yakini, pun aku percayai, sejauh apapun jarak, sejenuh apapun waktu, jangan biarkan hati retak. Kita akan selalu saling jatuh cinta. Dan akan terus memupuk perasaan, bahwa tak ada hal yang perlu dicemaskan, selama kita bisa saling menggenggam cinta dengan kepercayaan.

Jumat, 20 Juni 2014

Satu-satunya harapan XI IPA 2 di class meeting semester genap ini adalah kejuaraan futsal puteri, setelah sebelumnya mengalami kegagalan di kejuaraan olahraga yang lain. Di bawah pimpinan kapten Isna Wati dengan strategi yang dirancang secepat rambat cahaya dan permainan yang mengocok perut, hari ini XI IPA 2 mendapatkan kemenangan atas XI IPA 1 melalui adu pinalti.

Mengatur strategi
Berdoa sebelum bertanding

Berjabat tangan


Isna si rambat cahaya tersandung pemain lawan
Selebrasi yang lumayan aneh
Ini adalah momen dimana Endang (Ulil Amri) sedang mempertahankan back belakang 


Rabu, 18 Juni 2014

Latihan piano membutuhkan banyak koordinasi. Tidak hanya pianis harus dapat menggunakan kedua kanan dan tangan kiri secara bersamaan, namun juga harus menggunakan kakinya pada pedal. Bahkan pada tingkat yang lebih lanjut kaki kiri juga digunakan pada soft pedal.

Pianis terus-menerus melakukan gerakan yang berbeda dengan masing-masing tangan. Misalnya, satu tangan mungkin bermain legato (menghubungkan nada satu nada yang lain) sementara tangan lainnya bermain staccato (pendek). Seringkali juga tampil dengan gerakan yang saling menggantikan, khususnya dalam penampilan untuk tingkat lanjut dalam permainan piano.

Berikut adalah teknik dasar latihan piano yang dapat dilakukan oleh pemula:

  1. Praktek Gerakan Yang Berbeda – untuk menguasai koordinasi diperlukan latihan piano dengan gerakan yang berbeda untuk masing-masing tangan. Sungguh menakjubkan betapa mudah untuk melakukan Koordinasi bersama setelah latihan gerakan tangan yang berbeda secara masing-masing.
  2. Bangun Bentuk Jari (Fingering) Yang Baik – fingering yang baik sangat penting bagi keberhasilan Anda sebagai seorang pianis. Latihlah fingering yang nyaman yang dapat Anda gunakan setiap saat. Cobalah fingering yang berbeda untuk melihat apa yang terbaik untuk Anda. Jika Anda sedang belajar piano, guru Anda harus dapat membantu Anda dengan ini. Ingatlah bahwa fingering yang baik dapat menguasai gerakan-gerakan yang sulit.
  3. Gerakkan Perlahan Dengan Akurat – Masalah yang umum adalah bahwa siswa ingin bermain terlalu cepat. Ingat bahwa Anda harus menetapkan akurasi nada, irama, dan jari sebelum Anda menambah kecepatan tangan. Anda dapat mempertahankan kecepatan yang tepat bila Anda telah menguasai gerakan tangan secara akurat.
  4. Luangkan Waktu Untuk Irama dan Menghitung Ketukan – Selain menetapkan pola irama, menghitung ketukan dapat membantu dengan konsentrasi, dan juga membantu untuk menjaga tempo (kecepatan).Dengan menghitung Anda bisa mempercepat atau memperlambat tempo secara fleksibel. Anda tidak dapat melakukan ini dengan metronom. Metronom juga sulit untuk digunakan pemula.
  5. Menguasai Permainan Secara Bertahap – Ini sebenarnya adalah kelanjutan dari praktek tangan sendiri di atas. Setelah gerakan tangan dapat dikuasai, latihan menginjak pedal. Pada kebanyakan situasi, menginjak pedal mengikuti gerakan tangan kiri. Ketika Anda mulai menempatkan dua tangan bersama-sama, ingatlah untuk bekerja perlahan-lahan untuk akurasi. Setelah itu mulailah gerakan eksplorasi ke tingkat lanjut.
  6. Setelah Anda telah dapat menguasai teknik dasar latihan piano, cara yang baik untuk menjadi pianis yang handal dalam permainan piano adalah latihan piano secara rutin dan berkesinambungan. Latihan bagian-bagian yang sulit. Kemudian kembali dan bermain bagian yang mudah lagi. Anda akan melihat peningkatan dalam permainan piano.

Ketentuan Umum
Class Meeting Semester Genap
Tahun 2014

Ketentuan ini oleh dibuat panitia berlaku untuk semua cabang olahraga yang akan di pertandingkan.
  • Setiap tim terdiri dari 8 pemain (5 pemain inti dan 3 pemain cadangan) dilarang merekrut pemain dari kelas lain.
  • Pemain dilarang memakai seragam sekolah (kecuali pakaian olahraga).
  • Sebelum pertandingan dimulai kelas yang akan bertanding akan diumumkan oleh panitia.
  • Apabila setelah 3 kali dipanggil kelas yang akan bertanding juga belum hadir di lapangan maka setelah tenggang waktu 5 menit, maka kelas tersebut dinyatakan kalah. Dan tim lawan berhak maju ke babak berikutnya.
  • Pemain diharapkan dapat bersiap 5 menit sebelum pertandingan akan dimulai, dan melakukan pemanasan sebelum bertanding.
  • Saat bermain pemain dilarang mengenakan cincin, jam tangan, gelang, atau perhiasan lain yang bersifat mengganggu.
  • Dilarang berkata kata kasar atau mencaci maki baik kepada pemain maupun kepada wasit.
  • Dilarang melakukan kontak fisik yang dapat membahayakan pemain tim lawan dan memicu keributan.
  • Waktu pertandingan untuk babak penyisihan basket adalah 2 x 10 menit kotor.
  • Waktu pertandingan untuk babak final basket adalah 2 x 10 menit bersih.
  • Waktu pertandingan untuk babak penyisihan futsal putera adalah 2x10 menit.
  • Waktu pertandingan untuk semi final & final futsal putera adalah 2 x 15 menit.
  • Waktu pertandingan untuk babak penyisihan futsal puteri adalah 2x10 menit.
  • Waktu pertandingan untuk semi final & final futsal puteri adalah 2 x 15 menit.
  • Untuk babak penyisihan volly campuran akan dimainkan sebanyak 2 set.
  • Untuk babak final volly campuran akan dimainkan sebanyak 3 set.


Peraturan Pertandingan basket

  • Setiap tim terdiri dari 8 pemain (5 pemain inti dan 3 pemain cadangan).
  • Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak di batasi.
  • Permainan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang lain. (kecuali laga FINAL)
  • Apabila di lapangan terdapat kurang dari 5 orang, maka tim yang bersangkutan akan tetap di mainkan.
  • Setiap peserta hanya di perbolehkan membuat maksimal 4 (empat) personal fouls (pada personal fouls ke 5, tim lawan akan diberi hadiah free throw sebanyak 2x, poin hanya di hitung satu untuk tiap bola yang masuk.
  • Waktu pertandingan untuk babak penyisihan adalah 2 x 10 menit kotor, di mana waktu tidak dimatikan pada saat time out dan free throw.
  • Waktu pertandingan untuk babak final adalah 2 x 10 menit bersih, di mana waktu akan dimatikan pada saat bola mati, time out dan free throw.
  • Waktu istirahat pergantian babak ditetapkan selama 5 menit.
  • Waktu time out ditetapkan selama 1 menit dengan masing-masing tim memperoleh 1 kali time out pada setiap babak.
  • Apabila sampai dengan akhir babak terdapat Perolehan angka yang sama , maka akan dilakukan adu free throw. Setiap tim diwakili oleh 3 orang. Hal ini akan terus dilakukan sampai memperoleh pemenangnya.
  • Pada laga final dan perebutan juara 3 apabila pada akhir game kedua tim memperoleh angka yang sama, over time akan diadakan.
  • Masa overtime berlangsung selama 1x 5 menit  (bersih).
  • Apabila sampai dengan akhir waktu dari babak overtime , masih memperoleh angka yang sama maka akan dilakukan adu free-throw. Setiap tim diwakili oleh 3 orang. 
                                                                                                            Mengetahui,
                                                                                                            Wakasek Kesiswaan




                                                                                                            Drs. H Bulkiani
                                                                                                            NIP. 19650523 199203 1 012

Skema Pertandingan